Kotoran Qolbu
Ada kotoran yang tidak terlihat oleh mata, tidak menempel pada pakaian, tidak mengotori tangan, dan tidak meninggalkan bekas di wajah. Namun justru kotoran itulah yang paling berbahaya, karena berdiam di dalam hati. Banyak orang begitu sibuk membersihkan penampilan, menjaga citra, memperbaiki reputasi, dan menunjukkan kesalehan di hadapan manusia, tetapi lupa menengok ruang terdalam dalam dirinya. Padahal hati yang dipenuhi perasaan lebih mulia dari orang lain adalah tempat yang sangat sulit ditembus cahaya kebenaran. Semakin seseorang merasa dirinya lebih baik, semakin sulit ia melihat kekurangan dirinya sendiri. Ia seperti berdiri di depan cermin yang tertutup debu kesombongan sehingga yang terlihat hanyalah bayangan yang ia sukai. Di tengah kehidupan sosial, penyakit ini sering tumbuh tanpa disadari. Kita hidup dalam budaya perbandingan. Media sosial mengajarkan siapa yang lebih sukses, lingkungan mengajarkan siapa yang lebih terpandang, dan ego diam-diam mengumpulkan alasan un...