KEYAKINAN & MUNAFIK
Jangan menunggu batin menjadi sempurna untuk menghadap Sang Pencipta. Manusia adalah makhluk yang senantiasa berubah; hari ini penuh keyakinan, esok diliputi keraguan. Ada saat ketika lisan terasa ringan mengucapkan doa, tetapi hati berjalan tertatih mengikuti kata-kata yang diucapkan. Keadaan itu bukan alasan untuk memutus jalan menuju-Nya. Doa bukan sekadar cermin dari keadaan jiwa, melainkan juga jalan yang perlahan membentuk jiwa itu sendiri. Sebagaimana setetes air mampu mengikis batu yang keras karena ketekunan, demikian pula pengulangan doa dapat melunakkan hati yang lama membeku. Bukan kesempurnaan yang membuka pintu rahmat, melainkan kesediaan untuk terus datang meski merasa tidak pantas. Kesadaran akan kelemahan justru merupakan awal dari kerendahan hati. Seseorang yang mengetahui rapuhnya dirinya lebih mudah memahami bahwa harapan tidak bertumpu pada kemampuan manusia, melainkan pada keluasan kasih yang melampaui segala kekurangan. Dalam pengakuan akan keterbatasan, te...