Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2021

"Kehidupan & Kebahagiaan"

  Oleh: ALR. J.  Bhakti, 12 Agustus 2020 Tak semua keinginan hati harus kau turuti Tak semua luka di hati harus kau ratapi Ada keinginan ada juga yang lebih di butuhkan Ada pula, luka di hati  dan ada juga yang harus terobati. Sudut pandang yang lelah memahami keadaan Membuat mu terlihat bodoh, Walaupun kau lebih tua dari sisi usia.  Sudut pandang yang memanjakan hati membuat  Seorang rentan sakit hati, Bukan malah mendewasakan diri. Setiap berjalannya hari, Selalu ada yang datang dan pergi.  Setiap berjalannya waktu, Selalu ada yang singgah atau hanya menatap sesaat bahkan setiap menitnya selalu ada penghianatan & permusuhan. Jangan terlalu terlenakan dengan keadaan.  Yang membuat mu terluka pada akhirnya. Jangan terlena karna masih ada untuk mu. Yang pada akhirnya pergi dan lantas dgn tegas kau seolah menyalahkan dunia yang seolah begitu kejam terhadap mu. SadariLah Harapan mu yang berlebihan itu salah. Sadarilah Kepercayaan mu yang berle...

"DIAM & MEMBISU"

Oleh: ALR Talang Buluh, 13 Feb 2021 Di kepala mu ada mendung yg sedang kau bendung. Di hati ku ada dongkol yang sedang ku tangkal.  Kita bersdua ialah dua orang yang sedang menahan agar terhubung Agar tak menjadi lagi urung. Aku terbisu dalam tunduk ku dan Kau terdiam dalam pilu mu. Yang tersisa satu-satunya tinggalah sepi yang ada di sisih. Sepi Seolah ia Berkata, Semoga semua kembali baik-baik saja. Ku tertunduk & tersenyum tanpa harap. Karna telah bosan Terulang & terus terulang. Seperti semestinya dahulu. Kau tak menghentikan datang ku & kau pula tak menutup ketuk ku. Seperti akhirnya pula. Aku tak menghalau pergi mu & Kau juga tak menghentikan langkah ku Aku ialah pejalan. Bila kau mau, Mari duduk di sisih ku. Aku ialah petualang. Bila kau ingin, Mari segera beranjak menyiapkan lajunya. Lain dari hal itu, Bila tak mampu lagi mari saling mengizinkan untuk menyudahi rangkaian Impian & biarkan menjadi mimpi penghias dalam tidur saja. Tanpa harus men...

DUA INSAN

       Oleh: ALR. Lebah Nakar, 12-April-2021 Kau & aku ialah dua insan yang bersebrangan. Yang seharusnya bisa ngobrol sambil bertatap muka, Namun memlih chat lewat WA saja. Duh alangkah lucunya. . . Kau & aku ialah dua insan yang sempat saling terbungkam. Akan tetapi entah Waktu atau Takdir tak lagi menikam. Malah kembali mempertemukan. Kau & aku ialah dua insan yang sama. Bersajak dan bercerita dgn kata tapi melupakan rasa. Kau kaca yang pernah remuk & aku hati yang berkecamuk. Kau & aku ialah dua insan yang sama. yang sama pernah SERIUS tapi menjadi TERHUNUS. Sama pernah terpatahkan oleh rasa dgn sedemikian rupa SADISnya...!!! Harapan & Ketukan pintu masih terasa hambar dan hampa rasanya. Kau dan aku layaknya dua insan yang menjelma dua tetes air hujan yg turun di bumi yang begitu gersang. Namun masih mencari cela di mana tetesan itu mengalir pada satu muara atau sungai agar mampu tetap hidup atau terbuka kembali.